Selasa, 21 Maret 2017

Puisi Baper Mawar Layu



Mawar Layu
Oleh Fitri Yulianti
Siswa SMAN 1 Rancaekek


Mawar itu mulai melayu
Kini tumbuh bakal baru
Sekuntum tangkai yang masih putih
Kan ku ukir hingga ku raih

Kan ku luruhkan mawar layu
Semua yang membuatku
Terbebat dalam sangkar kaku
Terperosok dalam lurah beku
Hadirkan luka lama merangkul tangis
Bak teriris, kalbu menangis

Durimu terasa legit
Begitu sakit, begitu pahit
Namun..
Durimu takkan mempan lagi menusuk
Kini telah lapuk dan membusuk
Kau tahu kenapa?
Karena tercurah oleh air mata
Karena terabuk oleh jutaan luka
Lelaplah kau seiring egomu!