Mawar Layu
Oleh Fitri Yulianti
Siswa SMAN 1 Rancaekek
Mawar itu mulai
melayu
Kini tumbuh bakal
baru
Sekuntum tangkai
yang masih putih
Kan ku ukir hingga
ku raih
Kan ku luruhkan
mawar layu
Semua yang membuatku
Terbebat dalam
sangkar kaku
Terperosok dalam
lurah beku
Hadirkan luka lama
merangkul tangis
Bak teriris, kalbu
menangis
Durimu terasa legit
Begitu sakit,
begitu pahit
Namun..
Durimu takkan
mempan lagi menusuk
Kini telah lapuk
dan membusuk
Kau tahu kenapa?
Karena tercurah
oleh air mata
Karena terabuk oleh
jutaan luka
Lelaplah kau
seiring egomu!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar